Posts

Showing posts from 2018

Atur Waktu

Hari ini tiba-tiba kepikiran untuk coba pake aplikasi sederhana, google calendar. Jujur aja, kita semua punya waktu 24 jam. Cuman kita harus gmn manage waktu yang ada sebaik mungkin. Refleksi kebelakang, manajamen waktu gue masih berantakan. Agenda harian random. Nah harapannya instal ini aplikasi biar bisa jalani hari lebih tertata ahahaha. Waktu yang ada, dipake bukan biar bisa sibuk kesana kesini tapi lebih ke produktif, jadi efisiensi waktu. Jadi pengen fokus sama hal-hal yang memang prioritas aja buat dilakuin. Mulai hari ini, mau coba buat diri lebih disiplin. mayanlah udah ngelist beberapa agenda pendek-menengah waktu kedepan. Semoga bisa berhasil wkwkwk, secara mageran dan agak random. Untuk seminggu atau sebulan ini nnti dicoba dl aplikasinya, nnti evaluasinya bakal di sharing ke sini. siapa tau ada pelajaran baru. Ayo, atur waktu sebaik mungkin.

world peace day

Kedamaian, dambaan semua umat dimuka bumi.   Alangkah bahagianya bila kita semua hidup bersama-sama dengan rukun dan tentram.  Pada konteks hari ini, banyak sekali yang dapat merenggut kedamaian Mulai dari fitnah-fitnah yang mencemarkan nama baik Membatasi atau bahkan menghilangkan hak-hak kemanusian. Sampai disini, kita hanya bisa memikirkan kedamaian yang didambakan manusia Sudah saatnya, kita mulai menciptakan kedamaian bagi setiap mahkluk hidup Dengan menikmati semua yang ada dibumi, tanpa merusaknya Biarlah pohon-pohon meninggi dan menghijaukan alam Biarlah hewan-hewan hidup bebas tanpa terancam. Berdampinganlah dengan damai, semua mahkluk hidup.  Selamat hari perdamaian dunia  

Ekspetasi

Saya kira ekspetasi menjadi penentu kehidupan manusia.  Penentu apa? Ekspetasi, atau bahasa yang lebih sehari-hari disebutkan harapan.  Apa yang diharapkan dari seorang mahasiswa ketika meninggalkan kampung halamannya untuk merantau dan menimba ilmu? Apa yang diharapkan oleh guru ketika pagi-pagi benar pergi kesekolah untuk membagikan ilmu kepada siswanya? Atau apa yang diharapkan penulis ini saat menuliskan tulisannya? Disini kemungkinan besar, saya asumsikan semua tindakan yang dilakukan disertakan dengan harapan didalamnya.  Mengapa kemudian kita dapat berbahagia? Merasakan kesal? putus asa? Saya rasa itu kembali pada masing-masing pada harapan personal individu. Pernahkah tersadari? Mengapa disatu kondisi yang sama, tetapi reaksi individu berbeda?  Disuatu kondisi seorang teman yang mendapatkan nilai 75 merasa nilai tersebut sudah cukup? namun pada teman yang lain nilai 75 menjadi pukulan yang teramat? Mengapa seorang pesep...

Freedom

Ngomong-ngomong arti bebas di era sekarang ini gimana ya? kalo dulu, para leluhur kita berjuang sampe merelakan nyawanya buat bebas dari jajahan bangsa asing?  kalo sekarang apa ya? ohiya, waktu kecil (tergantung orangtua) biasanya ada aturan-aturan khusus. kalo aku sih dulu kalo masalah nge-game itu diatur bgt.. kdg disuruh istirahat siang.  tapi makin kesini, udah mau menuju dewasa. kita udah bebas kan, bebas ngapain aja? bener gak sih? bebas nentuin mau ngapain aja rasanya enak kalo kita bisa bebas dari ortu, mau ngapain aja gak diomelin.  jangan salah, kadang kebebasan itu justru menjadi bumerang bagi kita.  beberapa yang belum siap diberi kebebasan, akhirnya jatuh dalam lobang-lobang hitam yang nganterin diri ke titik terbawah.  perlu diinget, semua yang namanya bebas, ada temennya yaitu aturan. semua kebebasan kita, bakal diminta pertanggungjawabannya. akhir kata, selamat mencerna tulisan ini dengan bebas

Jiwa (juga) Butuh Bernafas

Ada satu hal yang menjadi sangat penting, yang baru juga saya rasakan pentingnya saat berkuliah di ibukota; produktif.  Pasti dari kita ga asing dengan kata tersebut, ya awal-awal masuk kampus kita bakal selalu diingatkan secara intens oleh teman atau dosen.  "Jangan jadi mahasiswa kupu-kupu" "Ayo gabung organisasi, jangan cuman fokus akademis aja"   "Ayo ikutan lomba, cari-cari pengalaman"   "Apply volunteers/internshiplah, biar cv ada nilai tambah" Beberapa kalimat diatas adalah kalimat yang mudah kita dengar saat kita menjadi mahasiswa. Intinya satu, mengajak kita untuk menjadi produktif. Tidak membuang waktu secara sia-sia, ajakan yang sangat baik bukan?  Kita tentu akan sangat bersemangat sebagai mahasiswa, dengan waktu, tenaga, dan potensi yang dimiliki kita dapat menjadi mahasiswa yang produktif. Akan menjadi sangat memalukan rasanya, jika kita tidak melakukan apapun, waktu dibuang dengan percuma yang hanya dihabiska...

Damailah! Hai Jiwaku

Image
Kita semua tahu, dalam kehidupan terdapat fase-fase. Dimana saat kita masih bergantung dengan orang tua kita, saat kita mulai beranjak remaja, hingga masa dewasa. Akan ada banyak sekali hal-hal baru yang kita temui ketika kita memasuki fase-fase tersebut. Jika dulu, pada saat kecil hampir semua dari kita hanya memikirkan diri sendiri dengan main-mainan atau boneka yang kita miliki. Beranjak keremaja, kita mulai sadar akan lingkungan yang lebih luas dan kita mulai memikirkan pertemanan, masa depan, atau mungkin saat itu kita mulai merasakan jatuh cinta. Mungkin, masa remaja selalu dirindukan bagi banyak orang karena pengalaman yang dilewati dimasa remaja sangatlah indah. Setelah kita dewasa, kita tidak memiliki banyak waktu untuk menentukan masa depan, kita harus menjalani kehidupan tanpa bergantung lagi dengan orang tua. Beban tanggung jawab akan semakin besar, bukan? Tentu tidak semua fase kehidupan yang kita lalui akan berjalan dengan mulus dan diiringi dengan keberhasila...

Hidup Damai

Image
Belakang ini kita disibukkan dengan pemberitaan media mengenai penyerangan pemuka agama. Ya, pemuka agama. Seorang Ustad dan Romo mengalami serangan dari ''oknum-oknum''hingga mengalami luka bahkan meninggal dunia. Hal yang sangat mengejutkan bukan? Seorang yang sangat dihormati oleh setiap masyarakat, justru diserang dengan sangat berbahaya. Apakah ini tanda Indonesia sekarang dalam krisis keberagaman? Mungkin ya, mungkin tidak. Satu yang pasti saya dapat yakinkan, pelaku tindakan kejahatan tersebut adalah orang yang tak beruntung. Mengapa demikian? Saya yakin tidak ada orang yang sepenuhnya jahat dan telah kehilangan rasa iba atau belas kasihan. Seburuk apapun orang, baik itu preman, pencuri, hingga pelaku penyerangan pemuka agama tersebut pasti masih memiliki sisi baik. Mungkin mereka tidak seberuntung kita. Kenapa? Karena menurut saya, orang-orang yang berbuat demikian bisa jadi tidak mendapatkan didikan yang baik sejak kecil, kurangnya mendapat lingkung...

Sudah bersyukur hari ini?

Izinkan saya untuk berbagi cerita beberapa tahun yang lalu. Saat itu dihalaman belakang rumah terdapat ayam yang memang dipelihara oleh ayah saya. Saya pun seringkali membantu memberi pakan dan minum kepada ayam-ayam tersebut. Suatu waktu saat ayah menyuruh saya untuk memperhatikan cara minum. Setelah saya amati, saya melihat ayam tersebut meminum air dari wadah dan dengan mengarahkan wajah keatas, ayam tersebut menelan air tersebut.  Ayah kemudian mengeluarkan beberapa kata dari mulutnya "ayam selalu menoleh keatas saat minum karena ia mau bersyukur sama Tuhan" Mungkin terdengar seperti lelucon atau apapun itu, Namun. Hal ini mengingatkan saya untuk terus bersyukur.   Berapa banyak dari kita yang telah mendapat hal-hal baik ditahun lalu? Saat kita masih bisa melanjutkan pendidikan hingga ke perguruan tinggi, dimana kita bisa melihat banyak sekali saudara kita yang untuk makan saja sulit. Kita masih dapat hidup sehat hingga saat ini, sementara saudara kita...

Mendengar

Image
Indera yang satu ini jumlahnya dua, fungsinya buat mendengar. Udah tau aku mau bahas apa? Yup, aku mau bahas telinga, tepatnya masalah mendengar. Yaaa, mungkin perihal sepele tapi punya peran besar dalam hidup manusia. Yakin gak? Yuk mending disimak. Sebelumnya aku mau tanya dulu, kenapa Tuhan memberikan kita sepasang telinga, sementara mulut cuman satu? Mungkin kalian udah hafal banget jawabannya atau ada yang belum tau? Jawabannya karena sebagai manusia kita lebih banyak mendengarkan daripada berbicara. Hal ini sangat mudah untuk diingat, sulit untuk dilakukan, benar? Coba deh kalo kalian lihat, misalnya dikampus lagi rapat organisasi mahasiswa suka lihat ga orang yang susah banget buat dengerin orang ngomong yang maunya kita dengerin dia ngomong terus??? Jadi males kan buat fokus kepembicaraan, ya ga? ya kan? Belum lagi misalnya dalam pertemanan, saat temennya lagi susah dan butuh tempat buat curhat, kita bela-belain dengerin ceritanya dia, tapi saat kita butuh ...

2018 Tahun Politik! Gawat!!

Setelah lama ga nulis. Di awal tahun ini ada alasan buat terus nulis di blog hehehe. Oke.. Nah jadi ceritanya tahun 2018 ini katanya sih tahun politik temen - temen yang ada pilkada serentak, ga cuman tahun ini aja tapi bakal berlangsung sampe 2019 yang ada pemilu. Seru nih ya kayanya,  tapi kita liat aja nanti gengs bakal kaya gimana nanti. Ngemeng-ngemeng dari akhir tahun 2017 sampe awal tahun 2018 udah banyak topik - topik panas yang jadi pro - kontra di masyarakat gengs. Mulai dari masalah perpu ormas, wacana pernikahan sesama jenis, becak yang mau dipake lagi di DKI, sampe rambutnya Pasha 'Ungu' semuanya dibahas sama netizen. Ada aja yang pro dan kontra. Tapi itu udah biasa gengs.  Tapi aku mau ngomong aja ni temen-temen, banyak banget perbedaan pendapat yang memecah belah bangsa. Apalagi debatnya di dunia maya tuh, kalo di twitter saling twitwor, di instagram debatnya di snapgramlah. Udah kacaulah pokoknya. Akibatnya yang dulunya temenan akhirnya diem-dieman,...