Jiwa (juga) Butuh Bernafas

Ada satu hal yang menjadi sangat penting, yang baru juga saya rasakan pentingnya saat berkuliah di ibukota; produktif. 

Pasti dari kita ga asing dengan kata tersebut, ya awal-awal masuk kampus kita bakal selalu diingatkan secara intens oleh teman atau dosen. 

"Jangan jadi mahasiswa kupu-kupu"
"Ayo gabung organisasi, jangan cuman fokus akademis aja"
 "Ayo ikutan lomba, cari-cari pengalaman"
 "Apply volunteers/internshiplah, biar cv ada nilai tambah"

Beberapa kalimat diatas adalah kalimat yang mudah kita dengar saat kita menjadi mahasiswa. Intinya satu, mengajak kita untuk menjadi produktif. Tidak membuang waktu secara sia-sia, ajakan yang sangat baik bukan? 

Kita tentu akan sangat bersemangat sebagai mahasiswa, dengan waktu, tenaga, dan potensi yang dimiliki kita dapat menjadi mahasiswa yang produktif. Akan menjadi sangat memalukan rasanya, jika kita tidak melakukan apapun, waktu dibuang dengan percuma yang hanya dihabiskan untuk bermain games, tidur-tidur-tidur, atau hanya bersenang-senang. 

Namun dalam perjalanan mengerjakan setiap tugas demi tugas, tanggung jawab demi tanggung jawab, dan menjalankan rutinitas. Kita pasti akan letih secara fisik, manusiawi kok tenang aja. Kalian perlu istirahat dan tenaga kalian akan pulih. Hal penting ya perlu diinget yaitu yang butuh istirahat bukan cuman fisik, tapi juga psikis guys. Bahkan ada pepatah yang mengatakan lebih berat cape hati daripada cape fisik. Tuh.. jadi perihal hati ini emang gamudah guys. 

Jadi kalo ada waktu istirahat dimanfaatin semaksimal mungkin guys, jangan cuman istirahatin fisik aja tapi juga isi waktumu dengan hal-hal yang menyenangkan biar hati kembali ceria dan coba pergi ke alam biar pikiran kembali direstorasi. 


Comments