Damailah! Hai Jiwaku
Kita semua tahu, dalam kehidupan terdapat fase-fase. Dimana saat kita masih bergantung dengan orang tua kita, saat kita mulai beranjak remaja, hingga masa dewasa.
Akan ada banyak sekali hal-hal baru yang kita temui ketika kita memasuki fase-fase tersebut. Jika dulu, pada saat kecil hampir semua dari kita hanya memikirkan diri sendiri dengan main-mainan atau boneka yang kita miliki.
Beranjak keremaja, kita mulai sadar akan lingkungan yang lebih luas dan kita mulai memikirkan pertemanan, masa depan, atau mungkin saat itu kita mulai merasakan jatuh cinta. Mungkin, masa remaja selalu dirindukan bagi banyak orang karena pengalaman yang dilewati dimasa remaja sangatlah indah.
Setelah kita dewasa, kita tidak memiliki banyak waktu untuk menentukan masa depan, kita harus menjalani kehidupan tanpa bergantung lagi dengan orang tua. Beban tanggung jawab akan semakin besar, bukan?
Tentu tidak semua fase kehidupan yang kita lalui akan berjalan dengan mulus dan diiringi dengan keberhasilan melulu, akan ada banyak duka yang kita lalui, kegagalan - kegagalan yang kita dapatkan, sampai-sampai kehilangan apa yang menurut kita sangatlah berharga. Jika kita tidak bersiap dengan hal-hal tersebut, maka akan ada kekecewaan yang muncul. Kita pun akhirnya membenci orang-orang hingga membenci diri sendiri. Maka tidak heran jika kita banyak menemui orang-orang yang mencari pelampiasan dengan hal-hal negatif.
Terdengar sangat buruk bukan?
Lalu apa yang harus kita lakukan jika kita mengalami hal serupa?
Saat kita merasakan hal yang sama, maka kita perlu berdamai dengan diri kita terlebih dahulu. Mulailah dengan memaafkan diri kita, kemudian orang yang kita salahkan atau kita benci. Lalu mulailah berdamai dengan kejadian-kejadian yang mengecewakan, cobalah lihat hal positif dengan adanya kejadian tersebut. Tentu ini bukan hal yang mudah karena kita harus benar-benar melepaskan kekecewaan yang ada. Hal yang terakhir yang dapat kita lakukan adalah dengan kembali mendekatkan diri kepada Tuhan dan mulailah kehidupan dengan lembar yang baru.
Semoga kedamaian senantiasa hadir dijiwa kita

Comments
Post a Comment